KenariMall.com

Rabu, 26 November 2008

Situs PDIP Sumsel Di-Deface Penjahat Cyber


JAKARTA - Situs Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk wilayah Sumatera Selatan berhasil di-deface penjahat dunia maya. Isinya enam tuntutan untuk kepentingan rakyat.

Dari pemantauan Okezone, Selasa (19/8/2008), situs ini berhasil diubah tampilannya dengan menggunakan background warna hitam. Di sisi atas terdapat sebuah bendera merah putih dengan format GIF sedang berkibar-kibar. Rupanya proses pen-deface-an ini sekaligus bertepatan dengan momen hari raya kemerdekaan Indonesia.

Di bawah bendera merah putih yang berkibar itulah sang cracker membubuhi enam buah tuntutan sebagai berikut,

Inilah Tuntutan Kami :
1. Turunkan harga BBM.
2. Berantas Korupsi dan KKN di Indonesia.
3. Berantas premanisme yang ada di DPR.
4. Lapangan kerja untuk rakyat.
5. Jaminan bagi pengangguran.
6. Pendidikan dan Kesehatan gratis.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab dalam proses pengubahan tampilan situs PDIP Sumsel ini. Yang jelas di sudut kiri paling atas situs tersebut terdapat kalimat Defaced by Marlboro FIlter.

Di bagian bawah tersebut juga disematkan sebuah alamat email mfilter@linuxmail.org. Selain itu, si cracker juga menuliskan beberapa kata lain yang disinyalir sebagai perkumpulan cracker dan hacker. Di antaranya adalah batamhacker, yogyafree-underground, unsecured, samarindahack, preman, Indocarder, hackermuda @ IRC.dal.net (srn)

Lagi, Situs Milik Pemerintah Jadi Korban Hack


JAKARTA - Untuk ke sekian kalinya, situs milik pemerintah menjadi korban kejahatan cyber. Kali ini, situs milik Inspektorat Jenderal Departemen Perhubungan jadi sasaran.

Dari pantauan okezone, terlihat Hacker melakukan semacam Content Management Systems (CMS) Injection pada halaman depan situs Departemen Perhubungan bagian Inspektorat Jenderal di alamat http://www.dephub.go.id/itjen.

Pelaku meninggalkan pesan persis di badan halaman depan situs tersebut, yakni:

"
Patch Your System



Hardyboyz, Thanks for bugs



regards,


g0df1re.
"

Posting Lagu Baru GNR, Blogger Dituntut USD10.000

LOS ANGELES - Seorang blogger dijadikan tersangka karena telah mempublikasikan lagu-lagu dalam album terbaru Guns N Roses yang berjudul Chinese Democracy. Ia dituntut denda USD10.000.

FBI berhasil menangkap seorang pria berusia 27 tahun karena diduga menyalahgunakan hak intelektual seseorang. Pria bernama Kevin Cogil tersebut dinyatakan bersalah karena telah mempublikasikan sembilan buah lagu baru Guns N Roses (GNR). Padahal lagu tersebut pun hingga hari ini belum dipublikasikan secara resmi dan komersil oleh pihak GNR.

Cogil mempublikasikan lagu-lagu tersebut dalam situs pribadinya sejak Juni lalu. Sekarang, lagu-lagu Chinese Democracy sudah berhasil dihapus dari situs tersebut. Sebagai gantinya, Cogill memposting cerita dirinya saat menjalani proses penangkapan dan diharuskan menjawab beberapa pertanyaan dari FBI. Akhir dari postingan tersebut, Cogill meminta kepada para pembaca situsnya untuk mencarikan pengacara bagus yang dapat mendampinginya menjalani proses peradilan.

Menurut pihak FBI, seperti dilansir melalui Associated Press, Kamis (28/8/2008), Cogill memang mengaku telah memposting lagu-lagu GNR itu di dalam situsnya. Jaksa penuntut menganggap tindakan itu cukup merugikan pihak GNR, khususnya kerugian dari sisi finansial.

Album Chinese Democracy merupakan album terbaru Guns N Roses yang sempat mengalami penundaan hingga beberapa kali. Bahkan kabarnya album ini memakan waktu hingga 10 tahun dalam pembuatannya.

Sebagai informasi tambahan, salah satu lagu GNR dalam album tersebut, yang berjudul 'Shackler's Revenge' akan digunakan dalam salah satu background game Rock Band 2 yang akan dirilis September nanti. (srn)

Empat Warga Korea Bobol 11 juta Data Pelanggan

SEOUL - Kepolisian Korea Selatan menahan empat orang tersangka yang membobol data 11 juta data pelanggan perusahaan minyak lokal.

Seperti dikutip Cellular-News, Senin (8/9/2008), peristiwa itu merupakan pencurian data paling besar yang pernah terjadi di Korea Selatan.

Menurut, keterangan kepolisian setempat, dari keempat tersangka, dua di antaranya adalah pekerja perusahaan minyak, GS Caltex. Satu orang tersangka, diduga bernama keluarga Jeong dan bekerja sebagai pegawai Call centre GS caltex, pegawai lainnya adalah seorang pegawai perempuan. Kedua pegawai itu dibantu oleh kedua rekan Jeong, dan berhasil melakukan aksi pembobolan selama bulan Juli hingga Agustus 2008. Keempatnya kini dikenai pasal tentang undang-undang perlindungan informasi pribadi.

Polisi berhasil mengungkap peristiwa itu, setelah menemukan CD dan DVD yang memuat data tentang nama, nomor identitas, dan alamat e-mail 11 juta pelanggan GS Caltex di sebuah tempat pembuangan sampah.

Pembobolan data pelanggan merupakan pelanggaran hukum, umumnya bertujuan untuk kepentingan komersial atau disalahgunakan untuk tujuan kriminal. Data-data yang berhasil dicuri memuat nama-nama pelanggan GS Caltex, termasuk nama-nama politisi Korea Selatan, dan instansi pemerintah Korea.

Kasus pembobolan data oleh para Hacker di Korea selatan sebelumnya terjadi pada bulan Februari dan Mei 2008. Di bulan Februari, sebanyak 10,8 juta data pengguna Internet, yang terkoneksi dengan situs eBay, berhasil dibobol hacker Korea Selatan. Sedangkan pada Mei 2008, giliran data LG Telecom menjadi korban pembobolan. (srn)

Situs TMC Polda Lemah Password dan Software

JAKARTA - Lemahnya password dan software yang lama tak di-update, kemungkinan besar menjadi kelemahan situs-situs pemerintah atau institusi mudah dibobol para cracker.

"Faktor pasword yang mudah ditebak dan software yang belum di update merupakan penyebab yang paling sering mengakibatkan situs kebobolan hacker," ujar Pakar IT, Budi Rahardjo ketika dihubungi Okezone, Selasa (9/9/2008).

Lebih lanjut Budi mengatakan bahwa secara teori pelacakan terhadap pelaku pembobolan dapat dilakukan, tetapi secara praktek agak sulit dilakukan. Pelacakan dilakukan dengan menelusuri nomor Proxy atau konfigurasinya, kemudian dapat ditentukan dimana lokasi pelaku melakukan aksinya.

? Tapi, masih sulit karena bisa saja yang digunakan adalah nomor proxy orang lain, jadi kalau begitu harus ditelusuri terus,? ujarnya.

Pernyataan Budi ini terkait dengan bobolnya situs Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya. Selasa pagi ini, tampilan situs yang memuat informasi kegiatan masyarakat, dan agenda aksi-aksi demonstrasi itu berubah putih. Cracker juga meninggalkan beberapa baris pesan berbahasa Inggris yang bertema menghujat.

Our indonesian police are
"The 3rd corrupt organization in 2005
The 2nd corrupt organization in 2006
The most corrupt organization on 2007"

where the justice will go?!!

Today all indonesian police websites are
OWNED!!

message to computer underground
- our next target are -

Indonesian selebrities which have willing to be part of politics
Have no experience in leading an "RT"
They wnat to lead a country??
What a joke!!

Where our country will go?!!

Help our country from this crisis!
by reborning the will of 1997/1998 reformation!


Budi sendiri mengaku belum melihat lebih jauh proses perubahan tampilan situs TMC yang dilakukan secara ilegal ini. Namun Budi yakin bahwa proses pen-deface-an situs seperti itu umumnya terjadi melalui web server atau web program yang dimiliki situs tersebut. (srn)

Gunakan Password Musik Agar Lebih Aman


JAKARTA - Masalah password terbobol akan segera teratasi. Bila tak ada aral melintang dan mendapat persetujuan dari pihak berwenang, era baru dalam hal keamanan tak melulu menggunakan kata tapi juga nada musik.

Para ahli teknologi melihat makin banyaknya kasus hacking yang menimpa orang awam sampai institusi tinggi sebagai celah yang bagus, mengingat di zaman yang serba digital seperti sekarang hampir semua kegiatan dilakukan secara online dan tentu saja membutuhkan kata kunci. Sepasang peneliti dari Universitas Carelton di Ottawa, Kanada menemukan solusi untuk masalah yang sudah berlarut-larut ini. Mereka menciptakan pengidentifikasi digital seperti foto, lagu, bahkan video klip untuk dijadikan password.

Ide ini merupakan tindakan lanjutan yang sebelumnya digagas oleh Mohammad Mannan dan P.C van Oorschot dengan istilah object-based password scheme atau ObPwd. Metode ini mengubah pengidentifikasian digital menjadi kata kunci yang aman dan anti bobol serta memudahkan pengguna apabila suatu ketika lupa dengan password.

"ObPwd memungkinkan pengguna memilih media apapun, baik foto, potongan musik atau petikan kata dari buku, untuk menjadi kata kunci pribadi. Kami percaya dengan memilih obyek digital sebagai password maka akan menjadi alternatif menarik dan menjaga kualitas keamanan password itu sendiri," terang kedua ilmuwan dari Kanada itu seperti yang dikutip dari Daily Telegraph, Selasa (9/9/2008).

Para ilmuwan tersebut menjanjikan password jenis baru ini akan jauh lebih mudah diingat dan lebih susah untuk dibobol hacker. Penggunaan password ini pun tidak seperti kata, yang bisa ditemukan di kamus, sehingga bisa didobrak hacker dengan bantuan perangkat lunak.

Bagaimanapun penemuan baru ini bukanlah solusi terbaik untuk keamanan di dunia maya bila user menggunakan foto yang mereka pajang di Friendster atau Facebook sebagai password digital mereka, karena hal tersebut sudah gampang ditebak hacker. Oleh sebab itu terobosan ini masih menunggu lampu hijau dan dukungan dari komunitas teknologi untuk membuktikan seberapa bergunanya password digital untuk menjadi tameng dari para hacker. (srn)

Hacker Temukan Cara Akses Situs Terlarang


JAKARTA - Kediktatoran China membuat gemas para hacker. Sekelompok hacker asal Jerman meluncurkan sebuah perangkat untuk membantu para jurnalis yang meliput Olimpiade agar bisa mengakses situs-situs yang diblokir pemerintah China.

Adalah The Chaos Computer Club (CCC), sebuah organisasi hacker yang mengembangkan perangkat bernama the Freedom Stick. Perangkat berformat USB memory stick ini sudah dipersenjatai dengan teknologi khusus sehingga memungkinkan pengguna mengakses situs-situs yang diblokir.

Alat ini bekerja dengan cara menyamarkan alamat situs yang akan diakses begitu juga lokasi fisik mereka. Kinerja Freedom Stick ini bergantung dari jaringan komputer untuk selanjutnya diteruskan secara anonim ke pihak yang mengakses.

Kinerja Freedom Stick juga merupakan bagian dari proyek Tor, sebuah perangkat lunak yang mengawasi trafik internet dan memonitor koneksi internet dengan ketat untuk mengetahui situs apa saja yang dikunjungi.

Namun saat Olimpiade berlangsung, alat yang menjadi angin segar bagi jurnalis ini ditarik mundur pengedarannya karena berpotensi melanggar hukum di China.

"Sensor-menyensor di Cina sebenarnya merupakan gejala paranoid untuk mengawasi segalanya yang sudah bertahun-tahun didukung oleh perusahaan Barat," papar salah seorang anggota dari CCC Bj�rn Pahls yang dikutip dari Telegraph, Selasa (9/9/2008).

"Sejak itulah kami gigih menentang segala bentuk penyensoran yang makin lama makin menjadi hal umum di banyak negara," tambahnya.

Tampaknya kebebasan belum bisa didapat sepenuhnya dari alat ini. Berdasarkan himbauan dari para ahli keamanan, Freedom Stick belum sepenuhnya menjamin kemudahan untuk menembus berbagai peraturan sensor yang ditetapkan pemerintah China.

"Bila pemerintah China menemukan jaringan Tor yang menghubungkan pengaksesan ke situs terlarang, atau terungkap siapa server yang menyediakan layanan bebas sensor, pemerintah China bisa memblokir semua pihak yang terkait tersebut," terang chief research officer with security research centre dari SANs Insitute Johannes Ullrich.

Sebagai informasi, saking ketatnya Cina membatasi akses internet, negara panda itu mendapat julukan "Great Firewall of China". Situs-situs yang memuat hal-hal sensitif yang berkaitan dengan Cina seperti Tiannanmen Square, Falun Gong, serta organisasi-organisasi illegal, benar-benar terlarang untuk diakses. Penyelenggaraan pesta olahraga Olimpiade Agustus lalu membuka mata warga dunia betapa parahnya pengawasan pemerintah Cina di dunia maya. Bahkan selama Olimpiade berlangsung, para jurnalis hanya bisa mengakses situs-situs dari negara Barat. (srn)

Situs Media BussinessWeek Terserang SQL Injection


SAN FRANSISCO - Hacker tak pandang bulu dalam mencari korbannya. Situs media massa pun bisa saja menjadi korban. Seperti yang dialami situs majalah ternama, BusinessWeek.

Menurut laporan perusahaan security, Sophos, ratusan halaman businessweek terinfeksi serangan lewat kode-kode SQL.

Seperti dilaporkan Vnunet, Selasa (16/9/2008), konsultan senior Spohos, Graham Cluley mengatakan serangan itu menyerang aplikasi lowongan pekerjaan di BusinessWeek. Hacker memasukkan kode-kode SQL untuk mendapatkan akses ke database, dan mengalihkan pengunjung situs ke halaman hacker yang berada di Rusia.

"Serangan itu sangat mengkhawatirkan, karena mayoritas pengunjung mengakses situs dan memberikan informasi data pribadi tentang keuangan," kata Cluley dalam blog.

Sementara itu, pihak BussinesWeek mengatakan pihaknya telah memindahkan aplikasi yang terinfeksi SQL injection, dan yakin jika tak ada satu pun data pengguna yang rusak atau hilang.

SQL injection terus meningkat sejak tahun lalu. Taktik yang digunakan adalah menggunakan forum online yang secara otomatis. Bagi kebanyakan layanan internet serangan itu dianggap tidak terlalu membahayakan sehingga sering dibiarkan. (jri)

Kejahatan Maya Makin Resahkan Bisnis Besar


SAN FRANSISCO - Kejahatan di dunia cyber lebih dari sebuah desas desus, tapi sudah merupakan keprihatinan serius di dunia bisnis.

Hal itu dikeluhkan oleh kurang lebih 1.387 profesional teknologi informasi, menurut hasil survei dari sebuah firma keamanan Finjan.

Terhitung 91 persen responden dari survei yang diselenggarakan Finjan sejak Juli lalu mengatakan bahwa kejahatan di dunia maya sudah menjadi momok bagi bisnis besar. Sebanyak 73 persen berpendapat mereka lebih khawatir dengan kejahatan pencurian data, dan 25 persen responden mengkhawatirkan penerobosan data-data rahasia dalam organisasi yang mereka kelola.

Kejahatan di dunia maya juga menggempur bisnis ritel elektronik dan komputer superbesar yang memiliki 30 cabang toko di seantero Amerika Serikat dan sebuah situs online untuk melayani kepentingan bisnis dan konsumen.

"Penipuan sekarang sudah makin canggih dan dilakukan dengan cara yang makin hari makin pintar," keluh CEO dari Tiger Direct, Gilbert Fiorentino, seperti dikutip dari PC World, Selasa (16/9/2008).

Pengakuan tersebut sangat berasalan, karena dilaporkan situs online Tiger Direct digempur terus-terusan dengan usaha penipuan menggunakan kartu kredit dan kartu debit curian. Menurut Fiorentino, toko ritel seperti Tiger Direct menjadi sasaran empuk para penjahat dunia maya karena komputer atau barang-barang elektronik yang dibeli secara online disitu mudah untuk dijual di pasar gelap.

Strategi menipu yang biasanya digunakan oleh para penipu adalah dengan mengawasi rumah seseorang yang informasi kartu keditnya sebelumnya sudah dicuri dan berpura-pura tinggal disitu di saat pemilik rumah yang asli pergi.

Hal ini dilakukan untuk mengelabui toko ritel tempat mereka mencuri karena akan mencurigakan bila alamat pengiriman dari barang yang mereka 'beli' berbeda dengan alamat tagihan kartu kredit.

Tiger Direct sendiri sudah sejak lama memerangi kejahatan maya ini dengan mengembangkan sistem antimaling. Setiap transaksi pembelian secara online dari wilayah Eropa Timur akan dicocokkan dengan alamat Internal Protocol (IP).

Selain itu, perusahaan ini sudah mengambil langkah preventif dengan menggunakan layanan sekuritas dari sebuah penyedia layanan manajemen penipuan Ethoca. Layanan ini menyediakan cara aman bagi para pelaku bisinis untuk menerima pembayaran dalam bentuk kartu kredit agar terhindar dari penipuan. Layanan ini juga bisa mengecek apakah kartu kredit yang dicurigai pernah digunakan sebelumnya di toko lain. Cara ini diharapkan bisa mempertebal pertahanan terhadap penipuan bila saling berkolaborasi dengan toko-toko lain.

Tiger Direct sendiri menangani 20.000 sampai 40.000 pemesanan barang setiap harinya, tergantung dari jumlah hari yang ada dalam setahun. Kebanyakan barang segera dikirim setelah aplikasi pemesanan selesai, namun penipuan dunia maya bisa memperlambat proses ini.

"83 persen order pemesanan secara online akan diurus dengan sistem otomatis kami tanpa perlu meninjau ulang secara manual, sedangkan untuk 17 persen kami perlu menanganinya secara langsung karena perlu menelepon pelanggan yang bersangkutan, pihak bank, dan langkah-langkah lain untuk memastikan bukan kartu kredit curian yang dipakai.

Dikabarkan Tiger Direct mengalami kerugian yang besar dari kejahan penipuan ini.

"Kami rugi jutaan dolar dengan rendahnya persentase penjualan, namun sebenarnya kerugian lebih besar hingga milyaran dolar diderita oleh industri ini sendiri," keluh Fiorentino. (jri)

Penyusup Akun Yahoo Palin Ternyata Anak Politisi


WASHINGTON - Baru saja publik dikagetkan dengan berita terbongkarnya akun surat elektronik milik Sarah Palin, bakal calon wakil presiden dari kubu Partai Republik, kali ini datang pengakuan dari seseorang yang mengklaim dirinya yang menyusup akun Yahoo Palin.

Penyusup itu berhasil menyamar dan mendapatkan password Palin dengan menebak informasi tentang pertemuan Palin dan suaminya, serta bermodalkan tanggal ulang tahun Palin dan kode pos rumahnya.

David mendapat petunjuk tentang kapan dan di mana Palin bertemu suaminya, Todd, ketika Palin berpidato di Republican National Convention. Dengan detail pribadi yang dipunya, ia menipu layanan e-mail Yahoo dan mengganti password lama Palin menjadi 'Popcorn'.

Kronologis pembongkaran tersebut dibeber secara luas oleh sang hacker di sebuah situs tempat peristiwa hacking ini pertama kali terungkap.

Kejahatan dunia maya ini sudah ditindak pihak FBI dan Secret Service dengan hasil penyelidikan yang mengejutkan. Dilaporkan bahwa tersangka hacker adalah putra dari anggota pembuat undang-undang dari Partai Demokrat bernama Mike Kernell, yang bertempat tinggal di Tennese.

Penyelidikan dilakukan dengan melacak penggunaan e-mail milik putra Kernell, David, yang berusia 20 tahun dan masih tercatat sebagai murid di University of Tennessee-Knoxville.

Kernell yang masih aktif bekerja di Tennessee's House of Representatives mengaku belum ada pihak berwenang yang menghubunginya, namun ia sudah mengetahui spekulasi yang anaknya buat.

Hacker yang secara sukarela mengaku pada publik dan belum jelas jenis kelaminnya ini menggambarkan dirinya dengan istilah 'lurker' dan mengklaim dirinya tidak bermaksud jahat dengan menyusupi akun pribadi Palin. Ia mengaku hanya menemukan data-data pribadi Palin di situ.

"Saya hanya menemukan data-data pribadi, data-data administrasi ketika Ia menjabat gubernur, dan beberapa foto keluarganya," aku hacker muda itu dalam keterangannya di Times Online, Sabtu (20/9/2008).

Dengan adanya kejadian ini, banyak pihak yang meragukan sistem keamanan e-mail Yahoo. Layanan 'forgot-my-password' yang disediakan Yahoo sebenarnya bertujuan untuk menolong atau mengubah password dengan mengkonfirmasi beberapa informasi pribadi seperti tanggal ulang tahun, kode pos rumah, dan jawaban dari pertanyaan rahasia yang hanya diketahui oleh pihak bersangkutan.

Sebagai informasi, dengan meluasnya berita ini, tersiar juga bahwa Palin kadang-kadang menggunakan akun Yahoo untuk mengurus masalah bisnis resmi Alaska, negara bagian yang pernah ia pimpin, sedangkan hal ini sebenarnya bisa bertentangan dengan hukum di Alaska.

Pihak Yahoo sendiri sampai sekarang belum memberikan komentarnya dengan alasan menghargai privasi Palin dan menjaga sensitivitas penyelidikan. (jri)

Hacker Sunni Serang Ratusan Situs Syiah


TEHERAN - Hacker dari kelompok muslim Sunni, Iran menyerang ratusan situs milik kelompok etnis, termasuk situs jaringan kelompok Syiah yang ada Irak, Jumat (19/8/2008).

Seperti dikutip dari AFP, Minggu (21/9/2008) hacker dari 'grup-xp' yang memiliki link dengan kaum Wahhabis menyerang 300 situs internet. Di antara situs yang diserang itu terdapat situs Al-Beit, situs terbesar yang dimiliki kaum Syiah di seluruh dunia.

Al-Beit adalah situs yang memiliki link dengan yayasan Al-Beit milik Ayatollah Ali Hussein al-Sistani, pemimpin kaum Syiah di Iraq. Pengunjung situs-situs itu akan melihat sebuah tampilan tulisan berisi slogan 'group-xp', dan pengumuman jika situs tersebut sedang dalam proses perbaikan.

Kaum Syiah merupakan populasi mayoritas di Iran, Iraq dan Azerbaijan serta Libanon. sedangkan Wahhabis merupakan kelompok mayoritas di wilayah Arab Saudi.

Menanggapi serangan tersebut, pemimpin kaum Syiah Iran Ayatollah Nasser Makarem Shirazi mengecam tindakan penyerangan ratusan situs tersebut.

"Kelompok Wahhabis tidak pernah ingin suara Syiah menjangkau seluruh dunia," ujar Ayatollah Nasser Makarem Shirazi.

(srn)

Vokalis Aerosmith Tuntut Blogger Atas Pernyataan Palsu


LOS ANGELES - Vokalis grup band rock Aerosmith, Steven Tyler menuntut seorang blogger yang dinilai melecehkkan kehidupan pribadinya di internet.

Bloger yang belum diketahui identitas aslinya tersebut dianggap memuat cerita tidak benar tentang kematian ibunda Tyler dan kehidupan intim Tyler dengan seorang perempuan.

Seperti dikutip Reuters, Rabu (23/9/2008), hal itu terungkap dari laporan yang masuk di pengadilan Los Angeles. Ayahanda aktris Liv Tyler itu mengungkapkan bahwa dirinya memang belum mengetahui identitas si blogger, tapi Steven meyakini pelakunya tak jauh dari kelompok yang pada tahun 2007 memposting hal yang sama.

Saat ini, pria berusia 60 tahun itu sedang meminta google untuk menyingkirkan blog tersebut dari internet. Google pun menyetujui dan bersedia memenuhi permintaan Tyler dan segera menghapus blog.

"Pernyataan-pernyataan mengenai ibu saya tersebut sangat menyakitkan hati. Apalagi ibu saya baru meninggal dunia belum lama ini," tulis Tyler dalam laporan tuntutannya. Cerita dan gambar-gambar mengenai Tyler diposting di sebuah blog dengan menggunakan hosting Blogspot yang merupakan salah satu perusahaan akuisisi milik Google.

Tyler menuntut blog tersebut atas tuduhan penyebarluasan kehidupan pribadi, melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan, dan pernyataan palsu. (srn)

Polisi Ringkus Hacker Pemeras Maserati


SAN FRANSISCO - Kepolisian Amerika Serikat berhasil meringkus Hacker perusahaan pembuat mobil sports, Maserati.

Bruce Mengler, Hacker yang berusia 60 tahun tersebut, diringkus akibat mencuri data dan mengirimkan surat kaleng yang berisi pemerasan kepada Maserati wilayah Amerika Utara, bulan Maret silam.

Seperti dikutip Vnunet, Kamis (25/9/2008), polisi menangkap Mengler di wilayah Pantai Solana Amerika Serikat. Mengler dikenai tuduhan mengacaukan sistem komputer dan pemerasan. Polisi menemukenali tindakan Mengler yang mengirimkan e-mail kepada Maserati dan meminta uang sebesar USD5.000. Bahkan dalam surat kaleng tersebut, Mengler mengancam untuk menghapus seluruh data pelanggan Maserati jika pihak Maserati tidak memberikan uang tersebut. Data pelanggan tersebut merupakan data pelanggan untuk kepentingan promosi.

Terkait masalah itu, sejumlah konsultan keamanan lomputer menghimbau kepada seluruh perusahaan agar memberikan keamanan ekstra bagi data pelanggan, seperti informasi pelanggan meskipun hanya untuk promosi.

"Jika hacker dapat mengakses data pelanggan lewat situs promosi berarti setiap perusahaan wajib menambah keamanan situs mereka," kata konsultan senior Sophos, Graham Cluley dalam blog pribadinya. (srn)

Amerika Sarang Hacker Terbesar


WASHINGTON - Masyarakat dunia boleh saja menuduh Rusia dan China merupakan negara nomor satu sarang hacker, atau Perancis sebagai negara yang dituding sering menjadi tempat teroris melakukan aksi bobol-membobol situs internet. Tapi berdasarkan survei terbaru Secure Works, Amerika Serikat berada di urutan negara nomor wahid sebagai sumber serangan hacker.

Seperti dikutip The Inquirer, Kamis (25/9/2008) jumlah hacker di Amerika Serikat saat ini mencapai 20,6 juta penyerang sedangkan China berada di urutan kedua dengan jumlah 7,7 juta hacker.

Survei yang dilakukan Secure Works tersebut didasarkan pada alamat IP asal serangan komputer. Di urutan berikut terdapat Brazil dengan 166.987 serangan, Korea Selatan, 162.289, Polandia 153.205, Rusia 130.572, Taiwan 124,997, Jerman 110.493 dan Kanada 107.483, serta Jepang dengan 42.346 serangan. Inggris sendiri tidak masuk ke dalam sepuluh besar negara sumber penyerangan hacker.

Menurut laporan Secure Works, perusahaan kliennya saat ini telah memblokir komunikasi dengan IP-IP asing untuk mengantisipasi serangan. (srn)

Pencurian Data Meningkat Setiap Tahun


NEW YORK - Sekira 516 data telah dicuri sepanjang tahun 2008 ini. Bahkan lebih banyak lagi data penting masyarakat yang cukup potensial untuk dicuri.

Menurut data dari ID Theft Resource Center, seperti dikutip melalui Cnet, Selasa (7/10/2008), sekira 30 juta lebih identitas milik konsumer menjadi target potensial penipuan.

"Angka tersebut terbilang cukup signifikan karena jumlahnya yang meningkat dibandingkan data yang didapat pada tahun 2007," ujar pihak ITRC.

Peningkatan jumlah ini diprediksi akibat lemahnya sistem keamanan data dari banyak organisasi atau badan penting, yang menyimpan data-data para konsumennya. Bahkan ITRC juga menyatakan bahwa jumlah ini didapat dari kemampuan mereka mengakses data milik pengadilan negeri yang biasa mengangkat kasus pencurian identitas dan data penting. Namun jumlah 30 juta ini tidak termasuk pelanggaran-pelanggaran yang tidak diberitakan di media dan tidak diketahui. Bisa jadi, data tersebut meningkat akibat adanya reduplikasi data.

Namun begitu, data 30 juta masyarakat yang telah diekspos tahun ini tidak akan seluruhnya terdeteksi oleh para penipu (ID Fraud). Nantinya para perusahaan tersebut akan menyediakan layanan monitoring yang akan digunakan sebagai upaya pencegahan dan antisipasi maraknya aktivitas penipuan.

Pada Februari 2007, survei dari Javelin Strategy and Research melaporkan bahwa terdapat sekira 8 juta korban penipuan ID di Amerika. Namun jumlah penipuan pada tahun 2007 telah menurun dibanding tahun 2006 lalu. (srn)

Penyusup Email Palin Terbukti Bersalah


WASHINGTON - Setelah terlacak sebagai penyusup akun email pribadi milik kandidat wakil presiden kubu Republik Sarah Palin, bocah berusia 20 tahun bernama David Kernell, yang juga merupakan putra dari legislator Demokrat, akhirnya secara resmi didakwa bersalah.

Sebelumnya, Kernell ditahan oleh FBI setelah diinvestigasi terkait dengan perbuatannya membobol kata kunci akun Yahoo milik Palin, yang kemudian ia 'modifikasi'. Dalam menjalankan aksinya, Kernell memakai identitas 'rubico'.

"Kejahatan dunia maya merupakan prioritas investigasi kriminal kami. Kami sangat berterima kasih kepada semua penyedia layanan internet, dan pihak-pihak lainnya yang sudah membantu kasus ini lebih cepat dan sukses untuk diselesaikan," papar Special Agent in Charge FBI dari divisi Knoxville Field, Richard Lambert seperti dilansir dari Vnunet, Kamis (9/10/2008).

Dengan dakwaan ini, Kernell seharusnya dijatuhi hukuman lima tahun penjara dan dikenai denda sebesar USD250.000. Namun mengingat umurnya yang masih sangat belia, Kernell dibebaskan dari jeratan hukum. Akan tetapi aksesnya untuk memiliki komputer dibatasi. Bahkan ia hanya diperbolehkan mengecek email dan menggunakan komputer untuk kepentingan sekolah.

Mudahnya sepak terjang Kernell untuk dilacak oleh FBI ditentukan juga dengan cara amatir yang ditempuh Kernell dalam menyusupi akun Palin. Pada saat itu Kernell memasang screenshot di dalam akun Palin yang tanpa disadarinya berisi informasi tentang penyedia layanan internet yang ia pakai sehingga jejaknya lebih mudah untuk dilacak melalui alamat email yang ia gunakan.

Seperti diketahui, berkat kasus ini, terbongkar pula rahasia Palin yang dulu menggunakan akun pribadi untuk mengatur urusan pemerintahan selama ia menjabat posisi Gubernur Alaska. Hal itu sebenarnya melanggar hukum negara bagain yang ia pimpin karena seharusnya semua urusan yang berhubungan dengan pemerintahan menggunakan sistem surat menyurat yang dimiliki pemerintah.

Data Dephan Inggris Dibobol Maling


LONDON - Lagi-lagi lembaga penting di Inggris kebobolan. Kali ini pembobolan data melanda badan pertahanan senjata Iggris.

Kementrian Pertahanan Inggris kehilangan sebuah drive komputer yang berisikan data-data penting pribadi badan krusial tersebut.

Hal itu sangatlah mengejutkan. Keadaan juga memanas karena drive portabel tersebut raib beserta membawa data pribadi sekitar 1.000 pajurit baik angkatan darat, laut, maupun udara. Sayangnya pencurian data tersebut baru diketahui pihak Kementrian Pertahanan Rabu (8/10/2008) lalu.

Sebelum kejadian ini, pada Juli kemarin kementrian juga pernah mengumumkan kepada publik bahwa 26 penyimpan memori portable mereka yang berbentuk memory stick tak terlacak keberadaannya. Padahal, data-data tersebut juga terhitung sebagai data penting.

Tak cukup sampai di situ. Empat tahun lalu pihak kementrian juga pernah kehilangan 600 laptop yang berisi data-data sangat rahasia. Dikhawatirkan data tersebut akan disalah gunakan.

"Berita kehilangan ini merupakan hal yang sangat-sangat serius dan keamanan semua personil militer akan menjadi prioritas pertama yang segera diambil," janji Sekretaris Liberal Democrat shadow defence Nick Harvey, seperti dilansir dari Big News Network Sabtu (11/10/2008).

Harvey juga segera menginstruksikan untuk menggelar investigasi terkait parahnya pembobolan keamanan di Inggris yang makin lama makin mengganggu.

(srn)

World Bank Diserang Hacker


SAN FRANSISCO - Sebuah jaringan berita terkemuka, Fox News, melaporkan lembaga donor internasional, The World Bank mendapat serangan beruntun dari hacker.

Berdasarkan memo internal lembaga yang dipimpin oleh Paul Wolfowitz tersebut diketahui bahwa jaringan internal dalam tubuh World bank telah disusupi hacker. Paling tidak sebanyak enam kali pada akhir tahun lalu. Memo itu juga membeberkan dua serangan di antaranya, dilakukan oleh hacker beralamat Internet Protocol (IP) yang bermuara di China dan infeksi spyware besar-besaran pada musim semi lalu.

Catatan internal yang dipublikasikan tersebut juga turut menguraikan bahwa serangan yang dilancarkan hacker pada bulan Juli lalu telah berhasil menggempur lima server World Bank yang berisikan informasi sensitif.

Memo tak bertuan itu juga turut merekomendasikan menghapus dan memulihkan semua server agar semua kode yang mencurigakan bisa tereliminasi. Tujuannya agar kejadian ini tidak terulang lagi. Memo itu juga mengatakan, akan ada protokol keamanan yang secara kontinu diperbaharui.

Selain mengutip sebuah memo misterius, berita fenomenal dari Fox News ini juga turut mengutip sebuah surat elektronik berseting Juli yang menggambarkan sebuah krisis yang tak pernah terjadi sebelumnya dan merekomendasikan untuk mengganti 4.500 password dalam rangka menghindari serangan di kemudian hari.

Mengetahui pihak mereka menjadi sorotan karena beredarnya berita tersebut, pihak World Bank menanggapi masalah ini dengan serius.

Namun, validitas memo itu langsung dibantah oleh otoritas IMF."Cerita yang dibeberkan Fox News tersebut bohong dan salah. Cerita itu hanya mengutip dari sumber yang tak jelas dan email bocor yang berbicara di luar konteks,? tegas juru bicara World bank dalam keterangannya seperti dilansir dari Vnunet Sabtu (11/10/2008).

"Layaknya institusi publik maupun privat lainnya, sistem komputer World Bank sudah berulang kali mendapat serangan hacker. Namun kami bisa menangkal semua itu dengan rutin memperbaharui sistem keamanan kami. Lagipula, kami tidak pernah mengalami gangguan hacker yang ingin mengakses informasi sensitif World Bank," tutup penjelasan tersebut.(srn)

(uky)

Korsel Waspadai Hacker China dan Korut


SEOUL - Perdana Menteri Korea Selatan, Han Seung-Soo memperingatkan seluruh kabinetnya untuk mewaspadai serangan hacker yang dapat membobol semua rahasia negara. Dua negara yang patut diawasi adalah China dan Korea Utara.

The National Intelligence Service (NIS), agen rahasia Korea Selatan mengungkapkan sekira 130.000 informasi negara telah di-hack selama empat tahun terakhir.

"Berdasarkan laporan NIS, sebagian besar rahasia negara telah dibobol oleh China dan Korea Utara. Hal itu merupakan masalah yang serius,? ujar Han Seperti dilansir AFP, Rabu (15/10/2008).

Han juga menyayangkan lemahnya keamanan komputer yang memuat informasi rahasia negara, baik di komputer pribadi maupun internet. Selain itu, Han menyerukan kepada seluruh kantor pemerintahan untuk melakukan uji keamanan di sistem komputernya setiap bulan sejak awal bulan mendatang.

Kendati demikian, Han tidak menjelaskan secara rinci bentuk dan jenis informasi yang dibobol para Hacker.

Sementara itu, Juru bicara NIS mengungkapkan jumlah 130.000 ribu data itu merupakan data pemerintahan namun, tidak begitu tinggi tingkat kerahasiaannya. Dokumen yang dibobol kebanyakan merupakan informasi tentang kebijakan luar negeri dan keamanan dalam negeri.

Korea Selatan selama ini dikenal sebagai negara dengan tingkat teknologi maju, di mana 80 persen rumah di Korea selatan telah tersambung jaringan internet.

Hacker Juga Serang Ponsel


SAN FRANCISCO - Selama ini hacker yang merupakan predator internet, sering menyerang komputer dengan berbagai virus yang mematikan, sehingga tidak sedikit pengguna komputer yang mengeluh PC nya sering mengalami kerusakan. Ternyata, belakangan ini, para hacker tidak hanya menyerang PC, tetapi juga pada ponsel.

Mungkin saat ini sebaiknya pengguna harus memberi keamanan ekstra pada ponsel. Pasalnya sebuah penelitian di Georgia Techologi mengungkapkan bahwa para hacker telah menyerang para pengguna ponsel. Hal ini, terjadi karena kemajuan ponsel sekarang, yang mendukung koneksi internet atau aplikasi web pada ponsel, menyebabkan ponsel tersebut rentan terkena hack.

Menurut hasil penelitian dari Georgia Techologi terungkap bahwa hacker bisa menyerang saat anda menerima atau mengirim data melalui layanan internet. Karena seperti PC, data-data yang dikirimkan tersebut bisa saja mengandung virus yang mematikan.

Jika sudah terinfeksi oleh hacker, para pemangsa internet ini biasanya dapat membuat baterai cepat rusak, dan membunuh perangkat keras dari ponsel tersebut. Apalagi jika ponsel tersebut tidak dilindungi oleh fasilitas antivirus, semakin mudahlah virus tersebut membobol ponsel anda.

"Itu merupakan kesempatan yang sempurna untuk hacker," ujar Patrick Traynor, asistan Profesor Ilmu Komputer di Georgia Technologi. Seperti yang dikutip dari Associated Press, Selasa (15/10/2008).

Traynor menambahkan bahwa sangat kecil untuk saat ini bagi hacker menjadikan ponsel sebagai target utama. Tetapi, kemungkinan terbesar serangan hacker pada ponsel terjadi pada saat pengguna internet mengunduh suatu program melalui internet di ponsel.

Mungkin mulai saat ini anda harus berhati-hati dalam menggunakan internet melalui ponsel, karena bisa jadi itu menjadi pintu masuknya hacker. (srn)

Joe The Plumber Paling Dicari di Internet


WASHINGTON - 'Joe the Plumber' atau Joe si tukang ledeng tiba-tiba menjadi orang yang paling dicari di internet pasca debat calon presiden Amerika Serikat (AS). Pengguna internet di seluruh dunia memburu seluruh informasi mengenai apa dan siapa sebenarnya 'Joe The Plumber'.

Seperti dilansir AFP, Jumat (17/10/2008), mesin pencari Google menerima ribuan permintaan tentang informasi mengenai 'Joe The Plumber'. Bahkan kata tersebut berada di urutan tujuh dalam daftar Google 'Hot Trends'.� Hal yang sama juga terjadi pada situs AOL.com dan Yahoo Buzz. Mereka mengungkapkan permintaan kata seperti 'Who is Joe the plumber' menempati posisi 'hot search' situs mereka, bersama informasi seputar gonjang-ganjing rumah tangga Madonna.

Joe si tukang ledeng mencuat dalam debat capres Obama-McCain beberapa waktu lalu. Pada debat kedua, berulangkali McCain mengkritik kebijakan ekonomi Obama untuk mengatasi krisis ekonomi. McCain mengkritik jika kebijakan pajak Obama jadi diterapkan maka 'Joe the plumber' atau Joe si tukang ledeng akan kehilangan mimpinya membeli perusahaan kecil.

Joe si tukang ledeng merupakan istilah untuk merujuk seorang tukang ledeng di Ohio, yang bernama lengkap Joe Wurzelbacher. Ia sempat mengeluh kepada Obama soal rencana kebijakan pajaknya. Dalam suatu percakapan, Joe mengatakan kepada Obama, rencana pajak Obama akan menghalangi dia membeli sebuah perusahaan kecil yang dapat dijadikannya sebagai penopang hidup.

Protes ini dipicu dengan rencana Obama menerapkan kebijakan pajak dengan menaikkan pajak bagi warga yang berpendapatan di atas USD250.000 per tahun. Lewat kebijakkan itu, Obama dapat memotong pajak bagi 95 persen warga AS, dan menaikkan pajak hanya terhadap sebagian kecil dari warga kaya AS.

Banyak mesin pencari Google mengarahkan pengguna internet ke situs www.joetheplumber.com. Padahal situs tersebut tak ada kaitannya dengan Joe Wurzelbacher. Situs tersebut merupakan sebuah situs tentang tukang ledeng milik Joe Francis yang berbasis di Texas. (srn)

kekgiyak.com

kekgiyak.com
Toko Lingerie Murah terpercaya